Catatan Ketua

Kritik Terhadap Enam Tahapan Menjadi Radikal

Oleh. Mohammad Ramli MELALUI Staf Kepresidenan, Istana mengeluarkan ‘fatwa’ tentang tahapan orang bisa menjadi radikal sampai menjadi suatu komunitas. Sontak argumen yang terbilang “kacangan” ini menjadi berita utama dalam media mainstream maupun media massa. Dikutip dari Republika, seseorang tidak begitu saja berubah dan menjadi radikal. Setidaknya, ada enam anak tangga yang harus dilewati, hingga ia […]

Kritik Terhadap Enam Tahapan Menjadi Radikal Read More »

Hilangnya Nomenklatur, Nasib & Reorientasi Perguruan Tinggi

Oleh: Mohammad Ramli (Ketua STIT) Dari Total penggangguran yang ada, 40% dari Alumni Perguruan Tinggi (Ujar Narsum Dr. Hisyam) angka yg cukup fantastis bagi sebuah lembaga yg memiliki fungsi Tridarma (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian). Meski di beberapa berita yang lain bahwa Perguruan Tinggi menyumbang pengangguran terbesar kedua setelah SMK. Tentu ini menjadi pukulan telak bagi

Hilangnya Nomenklatur, Nasib & Reorientasi Perguruan Tinggi Read More »

“Aku Ingin Masuk Surga dengan Kakiku yang Pincang”

JALAN para sahabat adalah taman-taman indah, nafas juang mereka adalah bunga yang harum. Siapapun yang masuk ke taman itu maka dia akan merasakan kebahagiaan. Kendatipun tidak bisa masuk secara total dan menyelami lautan hikmah yang luas, setidaknya bisa memetik bunga kehidupan mereka. Adalah Amr Jamuh. Namanya tercatat dalam 100 Sahabat terbaik dari ribuan sahabat seperti

“Aku Ingin Masuk Surga dengan Kakiku yang Pincang” Read More »

Umar bin Khattab dan Syair Rindu di Ujung Malam

Oleh Mohammad Ramli UMAR BIN KHATTAB adalah khalifah kedua dari khulfaurrasyidin menggantikan Abu Bakar. Sebelum meninggal Abu Bakar berwasiat yang menjadi penggantinya adalah Umar, dan ini merupakan isyarat penunjukan dari Khalifah yang mulia yang timbangan imannya tidak akan terkalahkan oleh iman seluruh umat manusia. Selain terkenal sebagai orang yang tegas dan berfisik kuat, semua musuh

Umar bin Khattab dan Syair Rindu di Ujung Malam Read More »

Muhasabah Hardiknas

Oleh: Muhammad Ramli  SETIAP tanggal 2 Mei Masyarakat Indonesia, khususnya insan pendidikan selalu diramaikan dengan perayaan hari pendidikan nasional. Pemerintah daerah atau kota selalu mengadakan upacara bersama. Lapanganpun menjadi lautan batik khas PGRI, kepala sekolah dan guru yang diutus oleh masing-masing sekolah datang untuk mengikuti kegiatan tahunan tersebut. Dalam sejarahnya, tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai

Muhasabah Hardiknas Read More »